Simalakama
Ku turuti aku mati emak
Tak dituruti aku mati bapak
Begitulah nasib cintaku
Bagaikan buah simalakala
Begitulah nasib diriku
Yang kini sedang menimpa
Menimpa badanku
Ayah ibuku punya kemahuan
Ku dijodohkan tanpa perundingan
Orangnya cantik katanya katanya dia punya badan
Anak saudagar intan berlian
Aku bingung memikirkan
Terus terang ku katakan
Ku sudah punya gandingan
Ku turuti aku mati emak
Tak dituruti aku mati bapak
Begitulah nasib diriku
Yang kini sedang menimpa
Menimpa padaku
Ingin rasanya aku lari
Bersama kasihku (kasihku)
Kasihku
Tapi takut ini pasti takkan direstui (restui)
Restui
Aku bingung harus bagaimana
Aku bingung pilih yang mana
Pilih yang mana
Ayah ibuku punya kemahuan
Ku dijodohkan tanpa perundingan
Orangnya cantik katanya katanya
Dia punya badan
Anak saudagar intan berlian
Aku bingung memikirkan
